{"id":818,"date":"2020-02-24T06:36:34","date_gmt":"2020-02-24T06:36:34","guid":{"rendered":"https:\/\/people.utm.my\/nizamray\/?p=818"},"modified":"2020-02-24T06:36:34","modified_gmt":"2020-02-24T06:36:34","slug":"17-keutamaan-laa-hawla-wa-laa-quwwata-illa-billah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/people.utm.my\/nizamray\/2020\/02\/24\/17-keutamaan-laa-hawla-wa-laa-quwwata-illa-billah\/","title":{"rendered":"17 Keutamaan Laa Hawla Wa Laa Quwwata Illa Billah"},"content":{"rendered":"<p>Dalam kehidupan sehari hari, tentunya ada masa dimana manusia merasa berat dan merasa lelah, salah satu cara untuk mengatasinya yakni dengan berdzikir untuk memohon kekuatan pada Allah, dzikir tersebut bertujuan untuk memberikan ketenangan dan memohon jalan keluar, berikut salah satu dzikir terbaik yang memiliki 17 keutamaan, yakni laa hawla wa laa quwwata illa billah, berikut selengkapnya.<\/p>\n<div class=\"code-block code-block-1\"><\/div>\n<p><strong>1. Bekal di Surga<\/strong><\/p>\n<p>Suatu ketika Nabi shallallahu \u2018alaihi wa sallam bersabda pada \u2018Abdullah bin Qois, \u201c<em>Wahai \u2018Abdullah bin Qois, katakanlah \u2018Laa hawla wa laa quwwata illa billah\u2019, karena ia merupakan simpanan pahala berharga di surga<\/em>\u201d (HR. Bukhari no. 7386). Dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah merupakan dzikir yang penuh kebaikan hingga nantinya bisa menjadi jalan untuk mendapat hal berharga di surga sebab itulah\u00a0<a href=\"https:\/\/dalamislam.com\/info-islami\/pengaruh-dzikir-terhadap-jiwa\">pengaruh dzikir terhadap jiwa<\/a>.<\/p>\n<div class=\"code-block code-block-2\"><\/div>\n<p><strong>2. Meningkatkan Rasa Taat<\/strong><\/p>\n<p>Ibnu Mas\u2019ud berkata,\u201c<em>Tidak ada daya untuk menghindarkan diri dari maksiat selain dengan perlindungan dari Allah. Tidak ada kekuatan untuk melaksanakan ketaatan selain dengan pertolongan Allah<\/em>.\u201d Dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah akan memberikan rasa taat yang lebih sebab menyadari secara langsung pertolongan dan perlindungan dari Allah sebagai wujud\u00a0<a href=\"https:\/\/dalamislam.com\/info-islami\/kasih-sayang-allah-kepada-hambanya\">kasih sayang Allah kepada hambaNya<\/a>.<\/p>\n<p><strong>3. Akhlak Mulia<\/strong><\/p>\n<p>Dari Abi Musa Al-Asy\u2019ari radhiallahu anhu ia berkata: <em>Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berkata kepadaku: \u201cMaukah aku tunjukkan kepadamu salah satu bacaan yang menjadi simpanan kekayaan di dalam syurga<\/em>?\u201d, Maka aku menjawab: \u201cTentu, wahai Rasulullah\u201d. Maka beliau menjawab: \u201c<em>Ucapkanlah Laa Haula wa Laa Quwwata illa Billaah<\/em>\u201d Jelas bahwa dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah merupakan akhlak mulia yang sering dilakukan orang sholeh yang memahami\u00a0<a href=\"https:\/\/dalamislam.com\/akhlaq\/pentingnya-akhlak-mulia-menurut-islam\">alasan pentingnya akhlak mulia menurut islam<\/a>.<\/p>\n<div class=\"code-block code-block-3\"><\/div>\n<p><strong>4. Melindungi dari Bahaya<\/strong><\/p>\n<p>Suatu ketika di jaman dulu dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah memberikan pertolongan untuk lepas dari bahaya sebab termasuk\u00a0<a href=\"https:\/\/dalamislam.com\/doa-dan-dzikir\/keutamaan-berdzikir\">keutamaan berdzikir kepada Allah<\/a>, yaitu <em>Suatu ketika Al Asyja\u2019i melaporkan kepada Rasulullah saw bahwa anaknya yang bernama Auf telah ditawan oleh musuh. Maka Rasulullah berpesan kepadanya agar Al Asyja\u2019i mengutus seseorang untuk menemui anaknya dan menyampaikan agar Auf memperbanyak membaca \u201cLa Haula wa La Quwwata Illa Billah<\/em>\u201d.<\/p>\n<p><strong>5. Memberikan Kekuatan<\/strong><\/p>\n<div class=\"code-block code-block-4\"><\/div>\n<p>Dan dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah terbukti memberikan kekuatan dan keberhasilan sebagai\u00a0<a href=\"https:\/\/dalamislam.com\/akhlaq\/amalan-shaleh\/cara-menjadi-orang-sukses-menurut-al-quran\">cara menjadi orang sukses menurut Al Qur\u2019an<\/a>, <em>Maka setelah hal tersebut disampaikan dan Auf memperbanyak membaca \u201cLaa Haula wa La Quwwata Illa Billah\u201d terjadilah bermacam keajaiban. Betapa tidak, tali kulit yang mengikat tangan Auf tiba-tiba terlepas maka Auf pun kabur dengan menunggang onta milik musuh<\/em>.<\/p>\n<p><strong>6. Jalan Keluar Segala Kesusahan<\/strong><\/p>\n<p>\u201c<em>Dan barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, maka Allah akan menjadikan baginya jalan keluar<\/em>,\u201d ( Terjemah QS. Ath-Thalaq(65):2). Memang dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah ialah jalan keluar atas segala permasalahan dan memberikan pertolongan atas segala kesusahan atau kesulitan yang sedang dihadapi.<\/p>\n<div class=\"code-block code-block-5\"><\/div>\n<p><strong>7. Sunnah Rasulullah<\/strong><\/p>\n<p>Rasulullah saw bersabda: \u201c <em>Perbanyaklah membaca \u2018La Haula wa La Quwwata Illa Billah\u2019, karena sesungguhnya ia merupakan perbendaharaan dari perbendaharaan-perbendaharaan Surga<\/em>. (HR.Ahmad). Rasulullah menganjurkan kepada umatnya untuk memperbanyak dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah sebab menjadi sesuatu yang disukai Allah dan memiliki banyak kebaikan.<\/p>\n<p><strong>8. Penawar Segala Penyakit<\/strong><\/p>\n<p>Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: \u201c<em>Barangsiapa yang mengucapkan Laa Haula wa Laa Quwwata illa Billaah maka hal itu sebagai penawar baginya dari 99 penyakit dan yang termudah adalah rasa bimbang<\/em>\u201d. (HR. Tabrani). Segala penyakit hati dan kesedihan serta kesusahan akan hilang jika sering mengamalkan dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah sebab merupakan ungkapan doa dan berserah dri pada Allah.<\/p>\n<p><strong>9. Mengalahkah Musuh Allah<\/strong><\/p>\n<p>Jaman dahulu juga ada suatu kisah tentang seseorang yang bisa mengalahkan musuh Allah ketika berperang dengan berusaha sebaik mungkin dan memperbanyak membaca dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah<em>, Hubaib bin Salamah rahimmullah saat menghadapi musuh atau mengepung sebuah benteng sangat senang memperbanyakkan ucapan \u201c Laa Haula wa Laa Quwwata illa Billaah<\/em> \u201c.<\/p>\n<p><strong>10. Memudahkan Pekerjaan<\/strong><\/p>\n<p>Ibnul Qoyyim rahimahullah mengatakan \u201c <em>Kalimat Laa Haula wa Laa Quwwata illa Billaah\u201d mempunyai pengaruh yang sangat menakjubkan saat menanggung beban pekerjaan yang sulit dan keras, atau saat menghadap kepada raja dan orang yang ditakutkan, selain pengaruhnya yang efektif untuk menolak kemiskinan<\/em>. Berusaha sebaik mungkin dan banyak membaca dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah akan membantu memberikan keberhasilan pada setiap usaha yang dilakukan.<\/p>\n<p><strong>11. Jauh dari Petaka<\/strong><\/p>\n<p>Makhul rahimahullah berkata: <em>\u201c Barangsiapa yang yang mengatakan Laa Haula wa Laa Quwwata illa Billaah maka akan lenyap dari dirinya tujuh puluh pintu petaka, yang paling rendah adalah bencana kemiskinan<\/em>\u201d. Dengan membaca dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah secara rutin akan melindungi dari segala bahaya dan dari segala malapetaka yang merugikan baik di dunia maupun di akherat.<\/p>\n<p><strong>12. Kalimat yang Disukai Allah<\/strong><\/p>\n<p>Nabi saw yang mulia bersabda, \u201c<em>Maukah aku tunjukkan kepadamu sebuah kalimat yang berasal dari bawah \u2018Arsy dari pusaka surga<\/em>? <em>Katakanlah olehmu: Laa Haula wa La Quwwata Illa Billah\u201d, niscaya Allah akan mengatakan, \u2018hambaKu telah menyerahkan dirinya dan meminta perlindungan<\/em>.\u201d(HR Al-Hakim dari Abu Hurairah r.a).<\/p>\n<p>Allah menyukai hambaNya yang banyak menyebut dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah sebab menjadi wujud bahwa hamba tersebut mengakui kekuatan Allah dan berserah diri pada Allah dengan tetap berusaha serta melakukan yang terbaik yang ia mampu sehingga Allah selalu menolongnya dan memberi jalan keluar di tiap kesulitan yang dihadapi.<\/p>\n<p><strong>13. Jauh dari Laknat Allah<\/strong><\/p>\n<p>\u201c<em>Perbanyaklah Al-Baaqiyaat Al-Shaalihaat, yaitu tasbih, tahlil, tahmid, takbir, dan laa haula wa laa quwwata illa billah<\/em>.\u201d(HR Ahmad, Ibn Hibban dan Al-Hakim dari Abu Sa\u2019id r.a). Tentunya dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah yang merupakan salah satu dzikir terbaik akan emnjauhkan dari laknat Allah sebab memilikki pahala dan nilai yang begitu tinggi di mata Allah.<\/p>\n<p><strong>14. Berserah Kepada Allah<\/strong><\/p>\n<p>Imam a-Nawawi berkata: \u201c<em>La haula wa la quwwata illa billah\u201d, itulah kalimat yang digunakan untuk menyerah diri dan menyatakan bahwa kita tidak mempunyai hak untuk memiliki sesuatu urusan. Ia kalimah yang menyatakan bahawa seseorang hamba tiada mempunyai daya upaya untuk menolak sesuatu kejahatan (kemudaratan) dan tiada mempunyai daya kekuatan untuk mendatangkan kebaikan kepada dirinya melainkan dengan kudrat iradat Allah subhnahu wa ta\u2019ala juga<\/em>.\u201d<\/p>\n<p>Manusia memang hanya bisa berusaha dan hasil wajib diserahkan sepenuhnya kepada Allah sehingga buan hanya membaca dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah dan segala sesuatu akan datang sendiri namun jga harus disertai usaha maksimal sehingga apa yang diusahakan berhasil dan benar benar memberikan keberkahan untuk hidup di dunia dan di akherat.<\/p>\n<p><strong>15. Jauh dari Penyakit Hati<\/strong><\/p>\n<p>\u201c<em>La haula wa la quwwata illa billah\u201d. Secara lengkap kita juga dapat menambahkan lafaz \u201d alliyil adzim\u201d yang berarti \u201d Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung\u201d di belakangnya<\/em>. Boleh menambah pujian lain dalam dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah sebab akan menjauhkan diri dari rasa sombong dan menjauhkand dari segala penyakit hati yang berbahaya.<\/p>\n<p><strong>16. Mententramkan Hati<\/strong><\/p>\n<p>\u201c<em>La Haula wala Quwwata illa billah\u201d berulang-ulang kali, menyerahkan segenap hatinya kepada Sang Khalik, insya Allah jiwanya akan tenang, tenteram, dan segala urusan kembali kepada Allah Ta\u2019ala<\/em>. Tentuya semua dzikir termasuk dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah akan memberikan ketenangan hati sehingga ia jauh dari hati yang gundah atau sesat.<\/p>\n<p><strong>17. Dekat dengan Allah<\/strong><\/p>\n<p>Ada banyak kisah mengenai dzikir laa hawla wa laa quwwata illa billah yang memberikan pertolongan untuk para nabi dan rasul terdahulu sebab dzikir tersebut akan mendekatkan seseorang kepada Allah sehingga dengan ijin Allah kesulitan apapun yang dihadapi dapat dijalani dan dilewati dengan indah dan penuh keberhasilan.<\/p>\n<p><em>Pertolongan Allah swt bukan hanya hak monopoli para nabi. Seperti ketika nabi Ibrahim as yang tetap bugar meski dibakar api oleh raja Namrud atau nabi Musa as yang dikejar musuh dan tersudut di tepi laut hingga Allah swt memberikan pertolongan-Nya dengan terbelahnya laut. Ataupun nabi Yunus as yang dalam keadaan putus asa terbuang dari kapal kemudian dimakan seekor ikan hiu tapi bisa tetap hidup.<\/em><\/p>\n<p><em>Juga ketika Rasulullah saw dikejar musuh hingga mulut gua bersama sahabat Abu Bakar as-Siddiq, tetapi musuh\u00a0 tidak dapat melihatnya. Pertolongan Allah swt yang semacam itu juga diperuntukkan kaum Muslimin melalui Hawqallah yaitu lafaz \u201cLa haula wa la quwwata illa billah<\/em>\u201d.<\/p>\n<p>Demikian artikel kali ini, semoga menjadi wawsan yang bermanfaat untuk anda dan bisa diamalkan dalam kehidupan sehari hari sehingga menjadi pribadi yang jauh lebih baik imannya. Terima kasih sudah membaca, salam hangat dari penulis.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam kehidupan sehari hari, tentunya ada masa dimana manusia merasa berat dan merasa lelah, salah satu cara untuk mengatasinya yakni dengan berdzikir untuk memohon kekuatan pada Allah, dzikir tersebut bertujuan untuk memberikan ketenangan dan memohon jalan keluar, berikut salah satu dzikir terbaik yang memiliki 17 keutamaan, yakni laa hawla wa laa quwwata illa billah, berikut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":663,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-818","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-kisah-dan-tauladan","entry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/people.utm.my\/nizamray\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/818","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/people.utm.my\/nizamray\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/people.utm.my\/nizamray\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/people.utm.my\/nizamray\/wp-json\/wp\/v2\/users\/663"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/people.utm.my\/nizamray\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=818"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/people.utm.my\/nizamray\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/818\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/people.utm.my\/nizamray\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/people.utm.my\/nizamray\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/people.utm.my\/nizamray\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}