{"id":302,"date":"2018-06-18T03:39:30","date_gmt":"2018-06-18T03:39:30","guid":{"rendered":"https:\/\/people.utm.my\/norsharina\/?p=302"},"modified":"2018-12-24T00:49:53","modified_gmt":"2018-12-24T00:49:53","slug":"puasa6-sunat-syawal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/people.utm.my\/norsharina\/puasa6-sunat-syawal\/","title":{"rendered":"Puasa 6 Sunat Syawal"},"content":{"rendered":"<p>Tata Cara Puasa Syawal adalah seperti berikut:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-303\" src=\"https:\/\/people.utm.my\/norsharina\/wp-content\/uploads\/sites\/1014\/2018\/12\/niat-puasa-6-300x79.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"79\" srcset=\"https:\/\/people.utm.my\/norsharina\/wp-content\/uploads\/sites\/1014\/2018\/12\/niat-puasa-6-300x79.jpg 300w, https:\/\/people.utm.my\/norsharina\/wp-content\/uploads\/sites\/1014\/2018\/12\/niat-puasa-6.jpg 438w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>1- Puasa sunnah Syawal dilakukan selama enam hari<\/p>\n<p>\u201cBarangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.\u201d (HR. Muslim no. 1164).<\/p>\n<p>2- Lebih utama dilaksanakan sehari setelah Aidilfitri, namun tidak mengapa jika diakhirkan asalkan masih di bulan Syawal.<\/p>\n<p>Syaikh Muhammad bin Sholih Al \u2018Utsaimin rahimahullah berkata, \u201cPara fuqoha berkata bahwa yang lebih utama, enam hari di atas dilakukan setelah Idul Fithri (1 Syawal) secara langsung. Ini menunjukkan bersegera dalam melakukan kebaikan.\u201d (Syarhul Mumti\u2019, 6: 465).<\/p>\n<p>3- Lebih utama dilakukan secara berurutan namun tidak mengapa jika dilakukan tidak berurutan.<\/p>\n<p>Syaikh Ibnu \u2018Utsaimin juga berkata, \u201cLebih utama puasa Syawal dilakukan secara berurutan karena itulah yang umumnya lebih mudah. Itu pun tanda berlomba-lomba dalam hal yang diperintahkan.\u201d (Idem)<\/p>\n<p>4- Usahakan untuk menunaikan qada\u2019 puasa terlebih dahulu agar mendapatkan ganjaran puasa Syawal yaitu puasa setahun penuh.<\/p>\n<p>Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah berkata, \u201cSiapa yang mempunyai kewajiban qodho\u2019 puasa Ramadhan, hendaklah ia memulai puasa qada\u2019nya di bulan Syawal. Hal itu lebih akan membuat kewajiban seorang muslim menjadi gugur. Bahkan puasa qada\u2019 itu lebih utama dari puasa enam hari Syawal.\u201d (Lathoiful Ma\u2019arif, hal. 391).<\/p>\n<p>5- Boleh melakukan puasa Syawal pada hari Jumaat dan hari Sabtu.<\/p>\n<p>Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, \u201cUlama Syafi\u2019iyah berpendapat bahwa dimakruhkan berpuasa pada hari Jum\u2019at secara bersendirian. Namun jika diikuti puasa sebelum atau sesudahnya atau bertepatan dengan kebiasaan puasa seperti berpuasa nadzar karena sembuh dari sakit dan bertepatan dengan hari Jum\u2019at, maka tidaklah makruh.\u201d (Al Majmu\u2019 Syarh Al Muhaddzab, 6: 309).<\/p>\n<p>Sumber : https:\/\/muslim.or.id\/17782-tata-cara-puasa-syawal.html<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tata Cara Puasa Syawal adalah seperti berikut: 1- Puasa sunnah Syawal dilakukan selama enam hari \u201cBarangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.\u201d (HR. Muslim no. 1164). 2- Lebih utama dilaksanakan sehari setelah Aidilfitri, namun tidak mengapa jika diakhirkan asalkan masih di bulan Syawal. Syaikh Muhammad [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":14418,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[61],"tags":[64,65],"class_list":["post-302","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-agama","tag-puasa-6","tag-puasa-syawal","entry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/people.utm.my\/norsharina\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/302","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/people.utm.my\/norsharina\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/people.utm.my\/norsharina\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/people.utm.my\/norsharina\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14418"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/people.utm.my\/norsharina\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=302"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/people.utm.my\/norsharina\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/302\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/people.utm.my\/norsharina\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=302"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/people.utm.my\/norsharina\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=302"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/people.utm.my\/norsharina\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=302"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}